Contoh Proposal Kegiatan Rapat Kerja (Raker) Organisasi

Diposkan oleh Eko Syamsuharlin on Senin, 17 September 2012

Contoh Proposal Kegiatan Rapat Kerja (Raker) ORGANISASI - Berikut ini adalah contoh proposal kegiatan Rapat Kerja atau yang biasa disingkat dengan RAKER yang telah dilaksanakan oleh Organisasi Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Peternakan pada tahun 2008 Lalu. download File Lengkapnya Klik disini 

DASAR PEMIKIRAN

Dalam era zaman yang sangat kompetitif ini, setiap struktur sosial dalam sistem sosial akan selalu berusaha meningkatkan kapasitasnya agar dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, dalam hal ini konsep modal sosial menjadi sesuatu yang relevan.

Konsep ini pertama kali dikemukakan oleh Coleman (1988), yang memfokuskannya pada “sumberdaya yang muncul (emerging resources) dari hasil hubungan/interaksi antar orang yang memungkinkan pencapaian tujuan bersama”. Menurut Coleman, faktor-faktor yang mendukung munculnya modal sosial di balik interaksi antar individu adalah oblogasi (obligations), ekspektasi (expectations) dan saling kepercayaan (trustworthiness).

Bahwa, modal sosial muncul bila terdapat saling kepercayaan antar individu dalam berinteraksi, sedemikian rupa sehingga satu individu dapat menjamin tindakan individu lainnya untuk tidak keluar dari kepercayaan yang diberikan, dan pada gilirannya dapat mengekspektasi perilaku individu tersebut selanjutnya.

Ada dua bentuk modal sosial pertama, modal sosial kognitif (cognitive social capital), yaitu bentuk relatif subyektif dan elemen tidak terlihat dari interaksi antar individu seperti norma-norma perilaku (norms of behavior), nilai-nilai tersebar (shared values), hubungan timbal-balik (reciprocity) dan kepercayaan (trust). kedua, modal sosial struktural (structural social capital), yaitu bentuk relatif obyektif dan dapat diamati dari sebuah struktur sosial seperti jaringan-jaringan (networks), ikatan-ikatan (associations) dan kelembagaan-kelembagaan (institutions) serta petunjuk (rules) dan prosedur (procedurEs) di balik bentuk struktural tersebut. Kedua bentuk ini saling menguatkan satu sama lain, tetapi juga dapat muncul secara sendiri-sendiri.
Salah satu bentuk dari modal social structural adalah kelembagaan (institutions), setiap lembaga akan terus berusaha lebih adaptif dan kreatif agar dapat ikut berkompetensi dalam perkembangan zaman, HIMSENA–UH dalam hal ini merupakan sebuah lembaga kemahasiswaan, dimana dalam dunia kemahasiswaan dinamika persaingan sangat tinggi dan perubahan paradigma dalam berlembaga pun sangat cepat, mungkin hari ini kita masih menganggap lembaga kemahasiswaan sebagai hal yang sangat urgent tapi hal itu dapat berubah dengan cepat.

berdasarkan hal tersebut, kita perlu melakukan rekonsiliasi sebagai sebuah langkah awal, dimana pada akhirnya kita dapat menyusun agenda strategis dalam menjawab persoalan – persoalan yang ada. hal inilah yang kemudian melatar belakangi HIMSENA – UH melakukan RAPAT KERJA sebagai sebuah langkah awal untuk pencapaian tujuan organisasi juga sebagai sebuah media implementasi gagasan dalam mengembangkan organisasi, hingga pada akhirnya akan mewujudkan organisasi yang adaptif dan mampu berkreatifitas dalam ruang-ruang sosial yang sangat kompetitif.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar